Divisi Komunikasi

Penguatan Ekonomi Pesisir Lewat Hibah Produktif: M4CR Gelar Negosiasi dan Penandatanganan Kontrak Swakelola Tipe IV untuk 7 Kelompok Masyarakat di Sumatera Utara

Proyek Mangrove for Coastal Resilience (M4CR) melalui Proyek Peningkatan Kapasitas dan Infrastruktur (PPIU) Sumatera Utara resmi mengawali rangkaian kegiatan Negosiasi Teknis dan Harga, serta Penandatanganan Kontrak Swakelola Tipe IV Pengadaan Bantuan Pemerintah dalam Bentuk Uang Kegiatan Hibah Usaha Produktif (Matching Grants) di Batch 1 Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan ini berlangsung selama Tiga hari, 20–22 April 2026, di Hotel Grand Mercure Medan, dan dihadiri oleh perwakilan tujuh kelompok tani mangrove, instansi pemerintah terkait, serta tim pendamping teknis proyek.

Kegiatan hari pertama, Senin (20/4/2026), difokuskan pada proses negosiasi teknis dan harga serta pemberian bimbingan teknis pelaksanaan Matching Grants. Acara dibuka secara resmi oleh Manajer PPIU Sumatera Utara, Aditya Wahyu Putra, S.Hut. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa program M4CR memiliki dimensi yang melampaui rehabilitasi ekosistem. “Kegiatan M4CR bukan hanya tentang penanaman, tetapi juga mencakup kegiatan pendampingan perekonomian usaha kelompok masyarakat. Fokus hari ini adalah pada negosiasi harga dan bimbingan teknis Matching Grants. Kami berharap rangkaian kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir,” ujarnya.

Proses negosiasi teknis dan harga dipandu langsung oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) IV Wilayah Sumatera Utara, Pari Hutan Sagala, yang berdialog secara intensif dengan perwakilan tujuh kelompok masyarakat calon pelaksana. Ketujuh kelompok tersebut adalah:

Kelompok Tani Mangrove Tunas Muda, Kelompok Tani Hutan Bakau Bahari, Kelompok Tani Hutan Bakau Rindang, Kelompok Tani Hutan Bakau Bangkit, Kelompok Tani Hutan Bakau Lestari, Kelompok Tani Hutan Bakau Indah dan Kelompok Tani Hutan Banjar Mangrove

Masing-masing kelompok diwakili oleh ketua, bendahara, dan pengawas. Kegiatan ini juga dihadiri secara resmi oleh Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ), Kepala Desa, dan Bhabinkamtibmas dari Desa Paluh Kurau, Pangkalan Siata, dan Pekan Bandar Khalifah, serta jajaran trainer, staf, dan asisten finance & bisnis dari M4CR PIU dan PPIU Sumatera Utara.

Memasuki hari kedua, Selasa (21/4/2026), agenda beralih pada penguatan tata kelola dan penandatanganan kontrak secara resmi. Sebelum proses penandatanganan, peserta mendapatkan pemaparan strategis dari tiga institusi kunci, yaitu: Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatera Utara, Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Utara dan Kepolisian Daerah Provinsi Sumatera.

Puncak acara ditandai dengan pembacaan dan penandatanganan Kontrak Swakelola Tipe IV antara PPK IV dengan ketua ketujuh kelompok masyarakat, yang disaksikan oleh seluruh undangan. Penandatanganan kontrak ini merupakan realisasi dari alokasi dana DIPA BA 143 Proyek M4CR Kantor Pusat Ditjen PDASRH Tahun Anggaran 2026, yang ditujukan untuk mendorong kemandirian ekonomi berbasis sumber daya pesisir yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha kelompok masyarakat, dan tim pendamping teknis diharapkan dapat berjalan optimal. Program Matching Grants tidak hanya ditargetkan berhasil secara administratif, tetapi juga menghasilkan dampak jangka panjang bagi pemulihan ekosistem mangrove, penguatan ketahanan iklim, serta peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir Sumatera Utara.